• Cerdasnya  orang yang beriman adalah, dia yang mampu mengolah hidupnya yang sesaat & yang sekejap untuk hidup yang panjang. Mati bukanlah akhir cerita dalam hidup, tapi mati adalah awal cerita sebenarnya, maka sambutlah kematian dengan penuh ketakwaan. Mari kita kumpulkan bekal terbaik untuk hidup yang sebenar-benarnya
  • “Andai saja engkau mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya engkau akan sedikit tertawa dan banyak menangis.” (Mutafaq ‘Alaih)
  • Akan berlaku keadaan di mana kita akan merasakan satu keadaan dingin di bagian pusat dan akan turun ke pinggang dan seterusnya akan naik ke bagian halkum. Ketika ini hendaklah kita terus mengucap kalimah syahadah dan menantikan kedatangan malaikatmaut untuk menjemput kita kembali kepada Allah SWT
  • Malaikat maut memperhatikan wajah setiap manusia di muka bumi ini 70x sehari.Ketika Izrail dtg melihat wajah seseorang, didapati orang itu sedang gelaktawa. Maka berkata Malaikat Maut Alangkah herannya aku melihat orang ini, sedangkan aku diutus oleh Allah Taala untuk mencabut nyawanya, tetapi dia masih bercanda bergelaktawa. Al-Hadist
Populer:

Bank Account

BRI

No.Rek. 0012.01.110166.50.7

a.n. Sedekah Community


BANK MUAMALAT

No.Rek. 919 7000 999

a.n. Sedekah Community


BCA

No.Rek. 872 005 8601

a.n. Susi Herawati QQ Sedekah


BRI SYARIAH

No. Rek. 133.000.788.2988

a.n. Susi Herawati QQ Sedekah


DONASI MELALUI PAYPAL

Donasi melalui Paypal


Untuk Zakat kami sarankan Bapak/Ibu menyalurkannya langsung dikotanya masing-masing,

Untuk data Administasi kami,Setelah Transfer Donasi/Sedekah Anda, Mohon Konfirmasi ke SMSCentre Sedekah.Net 08.988.988.765, Terima kasih

Program Terbaru 2014

-

-

FeedLangganan Artikel Terbaru via Email

 

 

 

» Cek Email Anda untuk konfirmasi berlangganan

 
 

 

Sedekah.net, Berbagi Inspirasi, Berbagi Motivasi ...

Mengikis Cinta Dunia

PDF Print E-mail
Written by DR. Syamsul Yakin, MA.    Wednesday, 06 August 2014 08:29

Kita kerap kali lupa bahwa hidup ini begitu sementara. Selalu saja kita congkak, merasa benar sendiri, dan tak jarang menguasai milik saudara sendiri secara zalim. Ukuran kebenaran dan keberhasilan hanya sebatas yang membuat kita senang. Jadilah kita orang yang hanya mengejar dan mengumpulkan dunia dan isinya. Pada sangka kita harta itu kekal dan membahagiakan, kekuasaan itu membuat kita dimuliakan, dan kebesaran itu membuat kita tersanjung. Padahal kita membutuhkan sedikit saja dari yang disediakan dunia. Benar kiranya yang dikatakan Socrates, “alangkah banyaknya yang tidak saya butuhkan di dunia ini”.

Entah, seperti apa masa depan manusia bila ukuran kebahagiaan dan kebenaran adalah dunia. Dan anehnya, mengapa puasa belum juga membuahkan kesadaran keruhanian? Bukankah puasa itu ibadah personal yang bermakna spiritual; sebuah hubungan kepada Allah yang dibangun secara khusus untuk menggapai kebenaran dan kebahagiaan hakiki. Tetapi kenapa kita sering kali membohongi Allah dengan pura-pura mencinta-Nya padahal selama ini kita hanya mencintai dunia dan diri kita sendiri? Tidakkah kita sadar bahwa tujuan tertinggi puasa, seperti yang dikehendaki Allah, itu ada tiga: agar kita jadi bertakwa, supaya kita selalu bersyukur, dan mudah-mudahan kita selalu mendapat petunjuk?

Agar puasa kita mampu mengikis dunia dari hati kita dan menjadikan kita pribadi yang merasa cukup dengan dunia, penting kiranya kita perhatikan sebuah hadits yang diriwayatkan  oleh Abu Hurairah. Rasulullah Saw bersabda: “Wahai Abu Hurairah, maukah engkau aku tunjukkan tentang dunia ini?” Abu Hurairah menjawab: “Mau, wahai Rasulullah”. Sejurus, Rasulullah memegang tanganku dan pergi mengajakku. Tepat, beliau berhenti di suatu tempat yang penuh dengan kotoran. Bukan hanya itu, tengkorak manusia dan tulang-belulang berserakan di situ. Bahkan ada juga kain-kain yang berlumur kotoran.

Last Updated on Wednesday, 06 August 2014 08:35
Read more...
 

Meneladani 4 Perempuan Dambaan Surga

PDF Print E-mail
Written by Sedekah.net    Thursday, 31 July 2014 05:58

Di era serba instan ini, banyak godaan materi yang senantiasa dihadapi oleh kaum perempuan. Namun, untuk menghindari godaan-godaan tersebut kita selalu diingatkan oleh Allah untuk memulai sesuatu hal dengan bersyukur. Bersyukur dengan apa yang dalam diri, khususnya bersyukur terhadap segala hal yang tidak tampak, seperti ketaatan, kesehatan diri, ketenangan yang ada di dalam hati, serta lingkungan yang baik. Itulah nikmat syukur yang harus kita dahulukan, sebelum mensyukuri hal lain.

Terkait dengan qalbu, kita juga harus melakukan permohonan maaf dan memaafkan. Tak sedikit keadaan yang membuat kita jengkel atau sedih, dimana di luar kendali kita. Oleh karena itu, setiap hari diusahakan kita berintrospeksi diri dengan meminta maaf dan memaafkan. Jangan sampai, ketika kita berbuat amalan, masih ada satu ganjalan dalam hati yang kita rasakan, yaitu mendendam.

Saudaraku, ketika kita ditanya: “Bagaimana menjadi perempuan dambaan syurga?“, kita tidak perlu mencari buku atau broswing internet, karena Allah telah memberikan pedoman lengkapnya, yaitu melakukan perbuatan dan ibadah yang didambakan oleh syurga, sesuai al-Qur’an dan As-Sunah.

Read more...
 

Cara Mengurangi Cinta Dunia dan Menyiapkan Kehidupan Akhirat Ala Rasululloh SAW.

PDF Print E-mail
Written by Sedekah.net    Sunday, 11 May 2014 20:08

“Sesungguhnya perumpamaan kehidupan duniawi adalah seperti air (hujan yang kami turunkan dari langit, lalu tumbuhlah dengan suburnya karena air itu tanaman-tanaman bumi, diantaranya ada yang dimakan manusia dan binatang ternak). Hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya dan memakai (pula) perhiasannya, tiba-tiba datanglah kepadannya azab kami di waktu malam atau siang. Lalu kami jadikan (tanaman-tanamannya) laksana tanaman-tanaman yang sudah disabit, seakan-akan belum pernah tumbuh kemarin. Demikianlah kami menjelaskan tanda-tanda kekuasaan (kami) kepada orang-orang yang berpikir” (QS. Yunus 24)

“Dan berilah perumpamaan kepada mereka (manusia), kehidupan di dunia adalah sebagai air hujan yang kami turunkan dari langit, maka menjadi subur karenanya tumbuh-tumbuhan itu menjadi di muka bumi, kemudian tumbuhan-tumbuhan itu menjadi kering yang diterbangkan oleh angin. Dan adalah Alloh Maha Kuasa atas segala sesuatu. Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan.” (QS. Al Kahfi : 45-46)

Read more...
 

Tubuh Sebagai Perekam Perbuatan Kita

PDF Print E-mail
Written by Sedekah.net    Tuesday, 29 July 2014 07:48

Salah satu hal yang sangat berperan dalam upaya kita meningkatkan takwa pada Allah SWT adalah mengingat mati dan kehidupan di akhirat. Bahwa semua makhluk tanpa kecuali akan meninggalkan dunia yang sementara ini. Entah nanti, atau besok, seminggu, dua minggu, sebulan, dua bulan, kita semua pasti akan mati.  كل نفس ذائقة الموت  (Setiap makhluk hidup pasti akan mati). 

 

Dan kita, sebagai umat Islam memang diperintahkan untuk sering-sering ingat mati agar hidup kita menjadi baik. Nabi bersabda: أكثروا ذكر هاذم اللذات (Perbanyaklah mengingat pemutus keenakan duniawi).

 

Kedua, bahwa semua perbuatan yang kita lakukan di dunia terekam oleh tubuh kita. Kita harus tahu bahwa agama kita tidak mengajarkan apa yang sering diungkapkan orang “surgo nunut neroko katut (ke surga numpang, ke neraka ikut). Karena yang benar adalah, orang masuk surga karena amal baiknya, dan yang masuk neraka karena kesalahannya sendiri. Sehingga ada sebuah ilustrasi (penggambaran) di dalam al-Quran surat al-Anam ayat 94. Seolah-olah ketika nanti di hari Kiamat dan kita berbondong-bondong menuju pengadilan Allah, terpampang sebuah sepanduk besar yang artinya:

Last Updated on Wednesday, 06 August 2014 08:34
Read more...
 

Sedekah Menaungi Pemiliknya Di Hari Kiamat

PDF Print E-mail
Written by Ihsan Tandjung    Sunday, 09 February 2014 00:00

Seorang muslim senantiasa khawatir akan nasibnya kelak di hari Kiamat atau hari Berbangkit. Sebab ia faham bahwa pada hari itu umat manusia bakal dibangkitkan dan dikumpulkan di Padang Mahsyar sedangkan matahari berada sangat dekat dari kepala setiap orang. Maka ketika itu setiap orang sangat ingin agar dirinya bisa bernaung di bawah suatu tempat bernaung agar dapat terhindar dari panasnya sengatan matahari.

Alhamdulillah, Nabi Muhammad memberitahu kepada kita ummatnya, ilmu mengenai apa saja perbuatan yang bila dikerjakan selagi hidup di dunia yang fana ini, dapat menyebabkan hadirnya naungan di hari Kiamat.

Oleh sebab itu seorang muslim-mukmin yang cerdas pasti bersemangat mencari tahu perbuatan apakah gerangan itu. Seorang muslim cerdas sangat peduli dengan apa-apa yang memastikan dirinya selamat dan sukses dalam kehidupan di alam abadi akhirat, sesudah ia meninggalkan dunia fana. Bahkan lebih jauh daripada itu, seorang mukmin pasti berusaha sekuat tenaga mengamalkan ilmu tersebut agar janji yang ada bersamanya menjadi kenyataan kelak di hari tidak ada naungan kecuali naungan yang datang dengan izin dan ridho Allah.

Last Updated on Sunday, 09 February 2014 15:22
Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Next > End >>

Page 1 of 9

Penyejuk Hati 24Jam

bisa juga didengarkan melalui

Winamp, iTunes Windows Media Player Real Player QuickTime
____________

dengar melalui tunein

Streaming Provider by :
Klik Media Corporate

_________________

TV Dakwah Sedekah.Net

Support Online

online
-
 
-
-
SMSCentre
08.988.988.765
 

translate

Translate

English (or others language).

Save Al-Aqsa

 
 

mutiara hikmah

EDISI TERBARU

"Makna Ketulusan"

You are here: Home