• Kaum Muslimin sedunia adalah saudara seiman. Allah berfirman:â? Sesungguhnya orang-orang yang beriman tak lain adalah saudaraâ?.(QS. Al-Hujurat:10), Rasulullah menegaskan dengan sabdanya: â??Setiap Muslim adalah saudara bagi Muslim lainnyaâ? (HR. Bukhari Muslim)
  • Membebaskan saudara dari sasaran kedzaliman adalah wajib,Sedangkan membiarkannya berarti terancam laknat Allah Nabi bersabda: â??Tolonglah saudaramu dalam kondisi dzalim maupun didzalimiâ? (HR. Bukhari no:2263)
  • Mengenyahkan kemungkaran adalah wajib. â??Barang siapa di antara kalian melihat kemungkaran, maka ubahlah dengan tangan/kekuasaannya , jika tidak mampu maka dengan lisannya dan bila tidak bisa maka dengan hatinya dan yang demikian adalah selemah2nya imanâ? (HR. Muslim)
  • Tidaklah beriman kepadaku orang yg tidur malam dalam kondisi kenyang sementara tetangganya kelaparan dan ia mengetahuinya (HR. Thabrani & Hakim). Bagaimana dengan urusan nyawa? Masih adakah sisa keimanan bila seorang Muslim sengaja tidak berjibaku untuk membantu?
  • Cerdasnya  orang yang beriman adalah, dia yang mampu mengolah hidupnya yang sesaat & yang sekejap untuk hidup yang panjang. Mati bukanlah akhir cerita dalam hidup, tapi mati adalah awal cerita sebenarnya, maka sambutlah kematian dengan penuh ketakwaan. Mari kita kumpulkan bekal terbaik untuk hidup yang sebenar-benarnya
Populer:

Bank Account

BRI

No.Rek. 0012.01.110166.50.7

a.n. Sedekah Community


BANK MUAMALAT

No.Rek. 919 7000 999

a.n. Sedekah Community


BCA

No.Rek. 872 005 8601

a.n. Susi Herawati QQ Sedekah


BRI SYARIAH

No. Rek. 133.000.788.2988

a.n. Susi Herawati QQ Sedekah


DONASI MELALUI PAYPAL

Donasi melalui Paypal


Untuk Zakat kami sarankan Bapak/Ibu menyalurkannya langsung dikotanya masing-masing,

Untuk data Administasi kami,Setelah Transfer Donasi/Sedekah Anda, Mohon Konfirmasi ke SMSCentre Sedekah.Net 08777.888.5540, Terima kasih

Program Rutin

-

-

FeedLangganan Artikel Terbaru via Email

 

 

 

» Cek Email Anda untuk konfirmasi berlangganan

 
 

 

Sore di Bab al-Asbath, Ada Kebaikan Indonesia untuk Penjaga Aqsa

PDF Print E-mail
Written by Sedekah.net    Saturday, 12 August 2017 09:13

Al-Aqsa tak pernah ditinggalkan para pembelanya, para penjaganya yang setia. Sejak Israel mengetatkan pengamanan di seluruh gerbang masuk Al-Aqsa dua pekan lalu (16/7), ribuan warga Palestina terus membanjiri halaman luar kompleks suci tersebut. Jumlah mereka terus bertambah setiap harinya, memenuhi ruas-ruas jalan yang mengitari Kompleks Masjid Al-Aqsa.

Tak ada satu hari pun terlewat tanpa protes atas pengetatan keamanan di Al-Aqsa. Selasa (25/7), tepat 12 hari masa protes, gelora pembelaan Al-Aqsa membludak. Dari depan gerbang masuk Bab Al-Asbath, seruan protes begitu lantang disuarakan. Hanya kumandang azan yang mampu meredam gemuruh protes. Bersatu dalam doa, untuk pembebasan Al-Aqsa.

Sore di Bab al-Asbath, Ada Kebaikan Indonesia untuk Penjaga Aqsa


Usai waktu Asar, Bab Al-Asbath menjadi lokasi selanjutnya yang disapa Tim ACT. Menurut Ali*, mitra ACT yang turut mengawal distribusi bantuan di Kompleks Al-Aqsa, sore itu jemaah yang berkumpul di depan Bab Al-Asbath kian bertambah.

“Oleh karena itu, tim bergegas menuju lokasi tersebut. Usai membagikan ribuan hidangan nasi biryani di Bab Al-Majlis siang harinya, lima anggota tim kami langsung mempersiapkan ratusan paket makanan ringan. Ada roti besar, susu, dan air mineral,” papar Ali.

Namun, jangan disangka proses distribusi berjalan dengan mulus. Tim yang berangkat dari Tepi Barat harus menempuh perjalanan selama satu setengah jam menuju Bab Al-Asbath. Padahal, dalam kondisi normal, rute tersebut bisa ditempuh dalam waktu 30 menit.

Ali mengaku, prosedur keamanan Israel yang ketat juga diberlakukan di jalan-jalan besar yang menghubungkan Tepi Barat dan Al-Quds (Yerusalem). Selama perjalanan, tim harus melewati sejumlah pos keamanan yang dijaga oleh polisi-polisi Israel.

“Tim kami sebisa mungkin menghindari jalan-jalan besar. Inilah sebabnya waktu tempuh menjadi lebih lama satu jam,” lanjut Ali.

Sesampainya di Kompleks Al-Aqsa, ACT menyusuri jalan-jalan kecil yang mengitari area depan Bab Al-Asbath. Paket makanan ringan dibagikan kepada lebih dari 400 jemaah yang memadati lokasi tersebut. Wajah letih tampak dari puluhan warga yang duduk di tepian jalan. Namun, semangat untuk memperjuangkan kebebasan Al-Aqsa tak lantas luntur.

“Sudah dua minggu kami berada di sini. Kami tidak akan pergi dari sini sampai Israel benar-benar mencopot seluruh sistem keamanan yang dipasang di Al-Aqsa. Kami sangat menghargai kepedulian masyarakat Indonesia ini. Kami harap warga Indonesia bisa bergabung dengan kami di sini. Terima kasih ACT dan Indonesia,” ungkap seorang jemaah.

Kegigihan warga Palestina untuk terus memperjuangkan hak mereka atas Al-Aqsa memang tak pernah surut. Dua puluh empat jam penuh protes disuarakan, dua puluh empat jam penuh doa dipanjatkan. Hingga akhirnya di hari ke-14 ini, Kamis (27/), segala ikhtiar dan doa termakbul. Tak ada lagi prosedur keamanan yang terpasang. Al-Aqsa, kini terbuka untuk Muslim Palestina, untuk Muslim dunia. Satu kemenangan yang telah lama didamba oleh rakyat Palestina. []

*Nama disamarkan

Reff. ACTNews

 

Last Updated on Saturday, 12 August 2017 10:39
 

FeedLangganan Artikel Terbaru dari Sedekah.Net via Email

» Cek Email Anda untuk konfirmasi berlangganan