Populer:

Bank Account

BRI

No.Rek. 0012.01.110166.50.7

a.n. Sedekah Community


BANK MUAMALAT

No.Rek. 919 7000 999

a.n. Sedekah Community


BCA

No.Rek. 872 005 8601

a.n. Susi Herawati QQ Sedekah


BRI SYARIAH

No. Rek. 133.000.788.2988

a.n. Susi Herawati QQ Sedekah


BCA SYARIAH

No.Rek. (536) 014 7000 992

a.n. Susi Herawati QQ Sedekah
(kode bank:536, bebas biaya transfer dari ATM BCA dgn Rek. BCA apapun)


DONASI MELALUI PAYPAL

Donasi dengan Paypal


Untuk Zakat kami sarankan Bapak/Ibu menyalurkannya langsung dikotanya masing-masing,

Untuk data Administasi kami,Setelah Transfer Donasi/Sedekah Anda, Mohon Konfirmasi ke SMSCentre Sedekah.Net 08.988.988.765, Terima kasih

Program Terbaru

-

-

Sedekah.net, Berbagi Inspirasi, Berbagi Motivasi ...

WASIAT INDAH

PDF Print E-mail
Written by Sedekah.net    Tuesday, 25 December 2012 11:27

SEMOGA YG IKHLAS MEMBACA INI DIBERKAHI ALLAH SWT -

Kematian akan menimpa setiap orang. Oleh karena itu setiap orang wajib untuk memberikan perhatian pada dirinya. Musibah terbesar yang menimpa seseorang adalah kelalaian tentang hakikat ini, kelalaian tentang hakikat dunia yang sebenarnya. Jika Alloh memberi nikmat padamu sehingga engkau bisa memahami hakikat dunia ini, bahwa dunia adalah negeri yang asing, negeri yang penuh ujian, negeri tempat berusaha, negeri yang sementara dan tidak kekal, niscaya hatimu akan menjadi sehat. Adapun jika engkau lalai tentang hakikat ini maka kematian dapat menimpa hatimu. Semoga Alloh menyadarkan kita semua dari segala bentuk kelalaian.

Dari Ibnu Umar radhiallohu ‘anhuma beliau berkata: “Rosululloh shalallahu ‘alaihi wa sallam pernah memegang kedua pundakku seraya bersabda, “Jadilah engkau di dunia seperti orang asing atau musafir”. Ibnu Umar berkata: “Jika engkau berada di sore hari jangan menunggu datangnya pagi dan jika engkau berada pada waktu pagi hari jangan menunggu datangnya sore. Pergunakanlah masa sehatmu sebelum sakit dan masa hidupmu sebelum mati” (HR. Bukhori)

Palingkan hatimu pada apa saja yang kau cintai
Tidaklah kecintaan itu kecuali pada cinta pertamamu
Yaitu Alloh jalla wa ‘ala

 

Last Updated on Tuesday, 25 December 2012 11:37
Read more...
 

Dakwah Tugas Semua

PDF Print E-mail
Written by Buya Yahya    Tuesday, 05 June 2012 08:34

Dunia dakwah adalah dunia cahaya dan lautan cahaya yang menerangi jiwa raga dan semesta dengan petunjuk risalah Rasulillah SAW. Gebyar dan gemerlapnya sebuah kota jika tidak dibarengi dengan petunjuk Risalah Rasulullah tidak akan membangun  moral dan kemanusiaan. Maka risalah Rasulullah sebagi cahaya harus senantiasa di hadirkan seirama dengan status kemulyaan umat Rasulullah SAW sebagai (khoiro ummatin ukhrijat linnasi) umat terbaik yang dihadirkan oleh Allah ke muka bumi ini. Mulya karena mambawa cahaya mengantar cahaya kepada yang membutuhkanya. Dakwah dalam makna mengajak diri dan orang lain kepada kebaikan dan  menjauhkan diri dan orang lain dari kemungkaran. Semua dari kita yang merasa umat Rasulullah  SAW harus bias mengambil bagian dari tugas dakwah ini.. Siapapun kita, yang kaya, yang miskin, yang pandai dan yang bodoh selagi umat Rasulullah SAW ia harus ikut dalam program mengajak kepada kebaikan dan menjauhi kemungkaran.

Last Updated on Tuesday, 04 December 2012 17:26
Read more...
 

Pembela Kebenaran Sejati

PDF Print E-mail
Written by Buya Yahya    Tuesday, 05 June 2012 08:43

Teringat suatu ketika Sayyidina Ali RA (seorang sahabat dan menantu Rasulullah SAW) berada di medan laga. Beliau adalah orang yang tidak pernah takut kepada musuh. Yang beliau rindukan adalah kematian dalam kemulyaan (mati syahid). Maka dari itu tidak ada leher lawan berlalu di hadapanya kecuali harus di tebas. Yang disaksikan sayyidina Ali di medan laga adalah pembela kebatilan dan pembela kebenaran.

Akan tetapi ada satu hal yang tiba-tiba disadari oleh sayyidina Ali yaitu saat sayyidina Ali berhasil melumpuhkan seorang musuh hingga tidak ada yang tertinggal bagi sayyidina Ali kecuali memenggal lehernya. Akan tetapi disaat sayyidina Ali hendak memenggal leher musuh tersebut tiba-tiba sang musuh meludahi muka sayyidina Ali yang menjadikan sayyidina Ali bertambah marah. Akan tetapi marah yang beliau rasakan bukan malah mengantarkan beliau bersegera memenggal leher musuh. Akan tetapi justru disaat itu sayyidina Ali melepas musuh yang sudah takluk berada dalam rengkuhanya. Terheran para sahabat sayyidina Ali yang melihat kejadian itu lalu mereka bertanya tentang sebab dilepaskanya musuh yang sudah beliau tangkap.

Read more...
 

Sedekah Menaungi Pemiliknya Di Hari Kiamat

PDF Print E-mail
Written by Ihsan Tandjung    Sunday, 15 January 2012 11:19

Seorang muslim senantiasa khawatir akan nasibnya kelak di hari Kiamat atau hari Berbangkit. Sebab ia faham bahwa pada hari itu umat manusia bakal dibangkitkan dan dikumpulkan di Padang Mahsyar sedangkan matahari berada sangat dekat dari kepala setiap orang. Maka ketika itu setiap orang sangat ingin agar dirinya bisa bernaung di bawah suatu tempat bernaung agar dapat terhindar dari panasnya sengatan matahari.

Alhamdulillah, Nabi Muhammad memberitahu kepada kita ummatnya, ilmu mengenai apa saja perbuatan yang bila dikerjakan selagi hidup di dunia yang fana ini, dapat menyebabkan hadirnya naungan di hari Kiamat.

Oleh sebab itu seorang muslim-mukmin yang cerdas pasti bersemangat mencari tahu perbuatan apakah gerangan itu. Seorang muslim cerdas sangat peduli dengan apa-apa yang memastikan dirinya selamat dan sukses dalam kehidupan di alam abadi akhirat, sesudah ia meninggalkan dunia fana. Bahkan lebih jauh daripada itu, seorang mukmin pasti berusaha sekuat tenaga mengamalkan ilmu tersebut agar janji yang ada bersamanya menjadi kenyataan kelak di hari tidak ada naungan kecuali naungan yang datang dengan izin dan ridho Allah.

Last Updated on Tuesday, 25 December 2012 11:42
Read more...
 

Cukuplah kematian itu sebagai Penasihat

PDF Print E-mail
Written by Sedekah.net    Tuesday, 31 March 2009 20:13

Mati adalah kata yang tidak disukai oleh kebanyakan orang, banyak yang menghindar. Tentunya kematian itu sendiri lebih begitu ditakuti. Tidak hanya oleh manusia, binatang pun takut mati. Seakan-akan tidak ada yang sudi mati.

Wajar kalau manusia takut mati, sebab mati berarti berpisah dari segala yang dimiliki dan senangi, berpisah dari segala yang disayangi dan dicintai. Berpisah dari anak dan istri serta kekasih. Berpisah dari bapak dan ibu, berpisah dari harta dan pangkat, berpisah dari dunia dan segala isinya. Sementara manusia memang mencintai dunia dan seisinya, “Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia; dan di sisi Allahlah tempat kembali yang baik (surga).” (Ali Imran:14)

Last Updated on Thursday, 27 September 2012 10:53
Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 Next > End >>

Page 2 of 7

Support Online

online
-
 
-
-
SMSCentre
08.988.988.765
-
BBM HIKMAH
pin 31144d09
(mhn tdk untuk kirim pertanyaan ke server bbm ini)

translate

Translate

English (or others language).

Save Al-Aqsa